Msg atau micin adalah salah satu pelengkap bahan bumbu yang menjadikan cita rasa dari sebuah masakan menjadi terasa lebih lezat. Pada kenyataannya di Indonesia penggunaan micin pada makanan masih menjadi banyak bahan pertimbangan banyak orang karena mungkin katanya beredar info tentang sisi negatif dalam mengkonsumsi micin, namun juga banyak orang yang kalo memasaka nggak pake micin rasanya kurang mantap. Banyak orang di Indonesia mempercayai bahwa penggunaan bahan Msg sebagai penyedap rasa, di sinyalir bakal memicu penyakit parah seperti stroke, tumor, kemandulan dan kanker.

micin atau sering disebut msg

micin atau sering disebut msg [ image source ]

Pernah nggak memikirkan jika memang MSG itu berbahaya dan dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya, kok pemerintah Indonesia tidak kemudian melarang peredaran MSG untuk di jadikan sebagai bahan p[enyedap, aneh kan? Kalau memang mengkonsumsi micin itu bakal bikin seseorang menjadi goblok, kenapa ya mayoritas orang Jepang yang terkenal kecerdasannya malah gemar mengkonsumsi MSG. Terkait dengan masalah fakta MSG mampu memperburuk kesehatan yang mungkin menjadikan micin sebagai zat yang anti kamu makan, yuk simak ulasan berikut yang membahas 4 fakta bahwa MSG itu aman untuk di konsumsi.

Tau Nggak Kalau Tubuh Kita juga Memproduksi Glutamat yang Manfaatnya Ternyata Sama Dengan MSG yang di Jual di Pasaran

Glutamat adalah asam aminno yang memiliki peran sebagai zat yang bakal membentuk protein yang di butuhkan oleh tubuh kita. Salah satu fungsinya adalah sebagai zat yang bakal membantu kinerja otak lebih maksimal sehingga memori ingatan dan konsentrasimu akan menjadi lebih luar biasa. Glutamat adalah salah satu bahan penyedap rasa alami, bahan makanan yang memiliki kandungan glutamat di pastikan akan mampu menyedapkan bahan makanan lain jika di masak secara bersamaan.

Contoh bahan makanan yang mengandung glutamat adalah seperti tomat, daging, keju, kecap, jamur, sedangkan glutamat yang di produksi oleh tubuh terkandung di dalam ASI. Mungkin banyak orang bakal menyangkal bahwa kandungan glutamat di MSG yang di jual bebas itu adalah bahan kimiawi.

bahan makanan lain yang mengandung glutamat

bahan makanan lain yang mengandung glutamat [ image source ]

Memang sih nggak bisa di pungkiri bahwa glutamat pada MSG itu di buat oleh pabrik dan tidak alami seperti bahan-bahan makanan yang mengandung glutamat yang di sediakan oleh alam. Namun pada dasarnya, ternyata tubuh kita itu tidak dapat membedakan antara kandungan glutaman kimia seperti MSG maupun glutamat alami, dan efeknya pun bakalan berfungsi sama ketika sudah di olah oleh tubuh kita.

MSG mungkin di buat dengan tekhnologi dengan memerlukan proses kimiawi khusus, namun pada dasarnya MSG itu di buat menggunakan bahan yang alami juga loh dari tetes tebu atau tepung tapioka. Proses fermentasi dengan menggunakan mikroba pada MSG sejatinya sama loh prinsipnya dengan proses pada pembuatan tempe, keju dan tape. Mungkin sedikit hal ini bakal membuat kekhawatiranmu mulai berkurang, karena mengkonsumsi MSG itu aman selama tidak melebihi nilai konsumsi yang di butuhkan tubuh.

Batas Aman Konsumsi MSG adalah 6 Gram Perharinya, mungkin terlihat lebih tinggi dari jumlah yang biasa di konsumsi oleh orang Indonesia

6 gram perhari adalah batas maksimal yang di rekomendasikan oleh WHO dalam mengkonsumsi MSG, sedangkan dari Menkes RI merekomendasikan bahwa batas aman mengkonsumsi MSG adalah 5 gram perharinya. Fakta menunjukkan bahwa rata-rata orang Indonesia mengkonsumsi MSG hanya dalam jumlah yang relatif lebih kecil dengan nilai 0,65 miligram setiap harinya.

Contoh kasus pada pemakaian micin di menu bakso, mie ayam dan lainnya itu adalah nilainya kurang dari satu gram. Nilai tersebut pastinya jauh lebih sedikit dari pada nilai yang telah di tetapkan oleh WHO ataupun Pemerintah.

ilustrasi pemakaian micin

ilustrasi pemakaian micin [ image source ]

Efek ngeri dari seperti yang di tunjukan pada sejumlah penelitian di tahun 2012 pada observasi tikus yang di suntik dengan MSG kemudian mengalami kebutaan, menjadi salah satu bukti yang menguatkan bahwa MSG adalah zat yang berbahaya. Namun setelah di telusuri kembali, usut punya usut ternyata dosis yang di berikan pada uji penelitian tersebut sangatlah tinggi mencapai 20 hingga 100 gram.

Tentunya jumlah kandungan MSG tersebut tidak sebanding dengan berat badan yang di miliki oleh tikus percobaan, yang bisa di pastikan menjadi over dosis. Bandingkan saja jika 6 gram adalah takaran aman untuk manusia dengan berat badan 50kg , maka untuk berat setiap 1 kg nya tubuh hanya membutuhkan 0,12 gram kandungan MSG. jika tikus beratnya tidak mencapai 1 kg tapi di beri dosis 20 hingga 100 gram MSG apa nggak jelas-jelas over dosis yang pastinya bakal membuat kerja otak jadi rusak.

Bermanfaat bagi Kesehatan Tubuh, jika MSG di Konsumsi secara benar dan Sesuai Takaran atau Tidak Melebihi Batas

Kandungan Natrium yang terdapat pada MSG ternyata memiliki kandungan yang lebih sedikit dari pada yang terdapat pada garam dapur. Natrium adalah salah satu zat yang di perlukan oleh manusia yang berfungsi sebagai pengatur keseimbangan sistem cairan tubuh, selain itu natrium juga di perlukan dalam memfungsikan saraf dan otot. Namun pada dasarnya mengkonsumsi natrium yang terlalu banyak ternyata dapat membuat rusaknya ginjal dan meningkatkan hipertensi.

batas maksimal konsumsi micin adalah 6 gram

batas maksimal konsumsi micin adalah 6 gram [ image source ]

Sedangkan kandungan natrium pada MSG yang memiliki nilai lebih rendah dari pada garam dapur menjadikan MSG adalah penyedap rasa yang aman di konsumsi bagi penderita sakit ginjal dan hipertensi. Sejatinya manusia itu memiliki organ tubuh dengan kondisi yang berbeda-beda, jika kamu memiliki alergi terhadap MSG sebaiknya jangan memaksakan untuk mengkonsumsinya, gejala alergi seperti rasa mual, pusing, sakit perut akibat mengkonsumsi MSG ini sering di sebut dengan Chinese Restaurant syndrome.

Sahabat iyakan.com, semoga dengan adanya artikel ini dapat membuat pandanganmu yang menganggap MSG adalah zat berbahaya berubah. Pada kenyataannya kandungan MSG belum terbukti membuat seseorang menjadikanya buta, bodoh, dan mengakibatkan kerusakan pada jaringan otak manusia jika di konsumsi sesuai aturan. MSG mungkin hanyalah salah satu penyedap rasa yang nggak ngerti kenapa dia selalu di jadikan momok oleh sebagian banyak orang yang membencinya.

Terlepas dari adanya orang-orang bego yang ikut mengkonsumsi MSG, tolong jangan terlalu terpaku untuk menyalahkan MSG karena mungkin bisa jadi orang bego itu memang bawaan dari lahir, peace!! Mulai kini jangan terlalu takut akan momok mengerikan dalam mengkonsumsi MSG atas isu yang nggak bisa di pertanggungjawabkan, sejatinya MSG adalah garam penyedap rasa dan bukanlah zat racun yang dapat membunuhmu jika dikonsumsi sesuai takaran. Apapun itu terlepas dari MSG, jika kamu tidak mempergunakan sesuai takarannya atau berlebihan maka pasti akan ada efek buruknya.

No more articles