Wayang adalah kesenian tradisional dari Indonesia yang membawakan berbagai kisah, baik yang diambil dari cerita pewayangan atau juga yagn disadur dari kehidupan sekarang ini.

Dalam setiap pagelaran wayang, selalu ada pemusik sebagai pengisi suara background latar, sinden dan juga tentunya dalang. Bukan suatu hal yang aneh jika orang-orang yang berperan dalam sebuah pagelaran wayang tersebut adalah dari Indonesia, akan tetapi bagaimana jika dalang dan sindennya ternyata berasal dari luar negeri. Unik bukan?

Nah, berikut ini adalah beberapa sinden dan dalang yang berasal dari luar negeri.

1. Urban Wahlstedt

Urban Wahlstedt adalah seorang dalang berkebangsaan Swedia yang pernah menggelar pegelaran wayang kulti terbesar di Stocklom, Swedia. Bersama dengan grup gamelan Riris Genta Raras, suasana di Tibble Theatre, Stocklom menjadi seakan sedang berada di Pulau Jawa.

Urban Wahlstedt [ Image Source ]

Urban Wahlstedt [ Image Source ]

Sayangnya, tidak banyak informasi mengenai siapa itu Urban Wahlstedt. Pastinya, dia pernah menjalin kerja sama dengan beberapa dalang terkenal Tanah Air dan memiliki banyak sekali koleksi wayang di kediamannnya sendiri.

2. Matthew Issac Cohen

Bergelar professor, Matthew Isaac Cohen adalah pria berkebangsaan Amerika Serikat yang sangat fasih ketika harus duduk di depan layar dan menjadi dalang. Pertama kali mengenal dunia wayang adalah ketika dia mempersunting seorang wanita Indonesia bernama Aviva Kartiningsih sekitar tahun 1988. Dari belajar dalang di kampus ISI Solo dan juga ikut berperan dalam pagelaran gamelan di Boston, dia tertarik untuk terus mendalami dan akhirnya sekita tahun 2000-an, dia akhirnya berhasil menjadi seorang dalang sungguhan.

Matthew Issac Cohen [ Image Source ]

Matthew Issac Cohen [ Image Source ]

Banyak pagelaran wayang yang dibawakannya dengan membawakan beberapa lakon seperti dari Inggris, Kanada, Malaysia, Israel dan lain sebagainya. Bahkan dia juga kerap ditanggap untuk menggung di Cirebon.

3. Nora dan Elena

Nora dan Elena adalah pedaling wanita cantik yang berasal dari Spanyol. Walaupun tidak seperti dalang-dalang pada umumnya, akan tetapi sarana dan obyek yang mereka gunakan tetap mencerminkan jenis wayang dari Indonesia, yaitu Wayang Golek. Uniknya, boneka-boneka wayang yang mereka gunakan terbuat dari plastic dan botol-botol bekas.

Nora dan Elena [ Image Source ]

Nora dan Elena [ Image Source ]

Ternyata, usut punya usut, penggunaan sampai dengan menggunakan metode wayang yang mereka lakukan ini memiliki maksud tersendiri, yaitu mengajarkan anak-anak untuk lebih peka lingkungan dan menjaga kebersihan sekaligus mengajak semua pihak untuk kembali peduli akan seni tradisional Indonesia. Rata-rata, acara yang mereka bawakan memiliki durasi sekitar 1 jam dan mayoritas penontonnya adalah anak-anak.

4. Helen Pausacker

Perempuan asal Australia bernama Helen Pausacker ini sudah mempelajari seni wayang lebih dari 40 tahun lamanya. Dia begitu jatuh cinta terhadap seni tradisional satu ini dan akhirnya memutuskan untuk belajar sekaligus mendalami serta menjadi dalang professional.

Helen Pausacker [ Image Source ]

Helen Pausacker [ Image Source ]

Banyak cerita yang pernah dia bawakan, dari kisah epic Mahabarata, Ramayana sampai dengan beberapa kejadian sosial di masyarakat. Selain itu, ketika dia membawakannya di negara asal, Helen selalu menggunakan Bahasa Inggris, agar lebih mudah dicerna penduduk atau penonton dari negara setempat.

5. Elizabeth Karen

Sinden cantik asal Amerika Serikat ini sangat mahir berbahasa Jawa karena memang selain bersuamikan orang Indonesia, dia juga mempelajari bahasa dan kebudayaan Jawa sejak di negara asalnya. Karen mencintai budaya dan seni, khususnya seni wayang, karena menurutnya ada unsure keindahan dan filosofi hidup di dalamnya.

Elizabeth Karen [ Image Source ]

Elizabeth Karen [ Image Source ]

Dari situlah profesi sebagai sinden digenggamnya dan dia terus mendapatkan tawaran untuk manggung di banyak tempat. Bahkan namanyapun mendapat tambahan menjadi Elizabeth Karen Sekar Arum agar terlihat lebih ‘njawani.’

6. Megan Collin Donoghu William

Selain Elizabeth Karen, ada satu lagi sinden bule yang berasal dari Amerika Serikat, bernama Megan Collin Donoghu William. Awalnya, tidak ada seorang pun yang mengira dia adalah seorang sinden dan setelah dia menyanyi, banyak orang yang terkejut bahwa cengkok vocal yang dikeluarkannya menggunakan teknik nyinden.

Megan Collin Donoghu William [ Image Source ]

Megan Collin Donoghu William [ Image Source ]

Tentu saja bukan suatu hal yang aneh karena selama 3 tahun, Megan telah menimba ilmu di ISI Solo dan mengambil jurusan sinden. Selama belajar, dia mendapatkan didikan langsung dari sejumlah dalang terkenal seperti Ki Manteb Sudarsono, Ki Enthus Susmono dan Ki Purbo Asmoro.

7. Hiromi Kano

Hiromi Kano adalah sinden yang asli dari Jepang. Dari raut wajahnya, tentunya tidak banyak orang yang mengira bahwa dia adalah seorang bule yang ternyata mampu melantunkan gending atau lagu-lagu Jawa saat duduk menjadi sinden.

Hiromi Kano [ Image Source ]

Hiromi Kano [ Image Source ]

Hiromi Kano adalah seorang wanita yang lahir di Chiba, Jepang yang pertama kali mencintai seni wayang ini ketika takjub mendengarkan lagu gamelan. Saat liburan, dia menyempatkan diri untuk belajar langsung tentang seni wayang di Indonesia dan membutuhkan waktu 8 tahun agar dia dapat bersekolah di ISI Solo.

Selain nama-nama mereka di atas, masih ada satu lagi sinden asal Amerika Serikat bernama Hannah Marie yang sempat datang dan hadir di sebuah acara di televise swasta nasional dan melantunkan lagu-lagu Jawa dengan fasih.

No more articles