Papua barangkali merupakan wilayah indonesia dengan alam yang masih liar. Disana ada pegunungan jaya wijaya yang menjulang. Disana juga ada hamparan hutan yang masih perawan. Diantara bukit bukit dan hutan lebat tersebut ada satu wilayah yang merupakan jantung dari kebudayaan tradisional rakyat papua. Wilayah tersebut adalah baliem, lembah di papua yang menarik bagi banyak wisatawan dari seluruh dunia.

Ini Keindahan Lembah Di Papua Serta Desa Desa Sekitarnya Yang Membuat Banyak Turis Internasional Takjub.

Ini Keindahan Lembah Di Papua Serta Desa Desa Sekitarnya Yang Membuat Banyak Turis Internasional Takjub. image [source]

Lembah di papua baliem ini bisa dikatakan sebagai permata yang tersembunyi. Itu karena lokasinya lumayan sulit di jangkau. Para turis harus melakukan treking selama berjam jam untuk bisa sampai ke lembah baliem ini. meskipun susah di jangkau minat para turis untuk datang tetap tinggi. Itu karena segala rasa lelah mereka akan terbayar dengan keindahan pemandangan alam serta atraksi budaya yang disajikan para penduduk yang tinggal di desa desa sekitar lembah di papua ini. desa desa mana saja yang ada disekitar lembah baliem papua ini? apa saja daya tarik yang dimiliki desa desa lembah di papua tersebut? berikut ini info lengkapnya.

1. Desa Aikima Dan Suroba Yang Ada Di Sekitar Lembah Baliem papua.

Desa Aikima Dan Suroba Yang Ada Di Sekitar Lembah Baliem papua.

Desa Aikima Dan Suroba Yang Ada Di Sekitar Lembah Baliem papua. image [source]

Desa aikima ini berada di sekitar lembah baliem papua. Desa aikima ada di distrik kurulu, berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat kota wamena. Untuk menuju kewilayah ini, kamu bisa menggunakan mobil atau kendaraan lainnya. kalau mau asik, perjalanan ke desa aikima dapat kamu nikmati dengan bersepeda selama 1.5 jam. di tengah tegah perjalanan, kamu akan disuguhi oleh hamparan pemandangan bukit bukit pasir putih. Cukup aneh kan? secara pasir putih biasanya ada di pantai. Daya tarik desa disekitar lembah papua ini adalah perkebunan hipere (ubi jalar) serta jebun tales yang terhampar luas. Di wilayah desa aikima dan suroba ini kamu juga akan menemui penduduk asli suku dani yang sedang bekerja di sawah.

2. Desa Dugum, Desa Di Sekitar Lembah Baliem Papua Yang Punya Banyak Bentuk Kerajinan Tangan.

Desa Dugum, Desa Di Sekitar Lembah Baliem Papua Yang Punya Banyak Bentuk Kerajinan Tangan.

Desa Dugum, Desa Di Sekitar Lembah Baliem Papua Yang Punya Banyak Bentuk Kerajinan Tangan. image [source]

Disekitar lembah baliem papua ada juga desa dugum. Desa yang satu ini cukup unik karena memiliki banyak bentuk kesenian. Unsur seni masyarajat desa dugum di lembah papua ini bisa dilihat dari cara mereka membangun rumah. Rumah yang mereka buat ada 3 macam yaitu Honai, ebeai dan wamai. Honai merupakan rumah dari kayu dengan atap berbentuk kerucut dari jerami. Honai ini merupakan rumah khusus untuk lelaki dewasa sedangkan ebeai merupakan rumah untuk kaum perempuan dan anak anak. Binatang ternak seperti babi juga punya rumah sendiri yang disebut dengan wamai. Selain rumah yang unik, penduduk desa dugum di sekitar lembah baliem papua juga punya bentuk kerajinan berupa anyaman kantong jaring penutup kepala serta pengikat kapak.

Baca juga 5 Fakta Unik Lembah Baliem Ini Akan Membuatmu Ingin Menjelajahi Papua

3. Desa Jiwika, Tempat Dimana Kamu Bisa Menemui Mumi Berusia 250 Tahun.

Desa lainnya yang ada di sekitar lembah lembah baliem di papua adalah desa jiwika. Berkunjung ke desa jiwika ini bisa berfungsi sebagai ahang uji nyali. Pasalnya, disinilah mumi panglima perang dari suku dani berada. Mumi ini merupakan mumi dari wim motek mabel yang telah berusia 270 tahun lebih. Semasa hidup, ia adalah seorang panglima perang yang disegani. Mumi panglima perang dari desa jiwika ini menjadi daya tarik wisata.

Desa Jiwika, Tempat Dimana Kamu Bisa Menemui Mumi Berusia 250 Tahun.

Desa Jiwika, Tempat Dimana Kamu Bisa Menemui Mumi Berusia 250 Tahun. image [source]

Berbeda dari mumi milik orang mesir kuno yang diawetkan dengan balsam, mumi panglima perang dari jiwika ini diawerkan dengan cara diasap. Oleh karena itulah warnanya menghitam. Para turis tertarik untuk melihat dan mendengarkan cerita dibalik kehidupan panglima yang disegani dari desa jiwika tersebut. bisa jadi dulunya lelaki ini penjaga lembah di papua ya.

4. Desa Anemoigi Di Sekitar Lembah Baliem Papua.

Desa anemoigi ini juga berada di sekitar lembah baliem papua. Para wisatawan asing banyak yang memasukkan kunjungan ke desa anemoigi ini sebagai agenda utama. Penyebabnya adalah disinilah para wisatawan bisa menyaksikan festifal bakar batu dan tari perang yang di peragakan oleh suku dani. Jika kamu datang pas bukan di waktu ada festifal lembah baliem, maka untuk menyaksikan featical bakar batu ini kamu harus membayar cukup mahal. Itu karena dalam festifal bajar batu melibatkan pengorbanan beberapa ekor babi yang harganya tidak murah.

Desa Anemoigi Di Sekitar Lembah Baliem Papua

Desa Anemoigi Di Sekitar Lembah Baliem Papua image [source]

Begitu sampai di lokasi, kamu akan disambut dengan ritual tari perang terlebih dahulu. Dimulai dari kepala suku yang naik kemimbar untuk memantau pihak lawan. Kemudian pemuda pemuda asli suku dani yang hanya mengenakan koteka serta aksesoris perang lainnya muncul dari semal semak. Pemuda yang muncul dari semak semak tersebut terbagi menjadi 2 pihak. Mereka kemudian saring melemparkan rombak serta menembakkan panah sebagai pertanda perang dimulai. Untuk menambahketegangan, sesekali kepala suku dan tentaranya akan melepaskan anak panah kearahmu. Kemudian dilanutkan dengan festifal bakar batu yang menjadi daya tarik wisatawan.

No more articles