Kedatangan Ramadan selalu dinantikan oleh Muslim di seluruh dunia. Setelah 11 bulan penantian panjang, Ramadan yang penuh berkah akhirnya hadir untuk memenuhi kehausan spiritual semua muslim di Indonesia tak peduli pria mau pun wanita, tua mau pun muda, dan sehat mau pun sakit.

Bagi mereka yang sehat, puasa ibarat surga yang diturunkan di bumi. Pada masa ini, semua orang akan melaksanakan maraton ibadah termasuk puasa dan ibadah sunah lainnya. Berbeda dengan yang sehat, mereka yang sedang sakit harus menyambut Ramadan dengan hati yang penuh bimbang. Di satu sisi mereka ingin melakukan puasa dengan sempurna, namun di sisi lain mereka mengkhawatirkan kesehatannya.

Bagi Anda atau siapa saja yang memiliki penyakit kronis saat puasa. Beberapa hal ini bisa Anda lakukan saat menghadapi dan menyambut bulan penuh berkah ini.

1. Mempersiapkan Fisik Jauh-Jauh Hari

Sebenarnya orang yang sedang sakit lumayan parah tidak diwajibkan untuk melakukan puasa Ramadan. Kewajiban mereka menjalankan puasa secara penuh gugur meski nanti harus membayar sejumlah fidyah usai Ramadan usai. Kalau kamu memiliki penyakit yang terbilang parah seperti maag akut atau jenis lain, jangan paksakan diri untuk melakukan puasa.

Mempersiapkan Fisik Jauh-Jauh Hari [image source]

Mempersiapkan Fisik Jauh-Jauh Hari [image source]

Namun, kalau kamu masih ingin merasakan nikmatnya puasa barang sehari dua hari saja, persiapkan jauh-jauh hari. Perbaiki kualitas kesehatan hingga berada di puncak. Selanjutnya mulai belajar menyesuaikan diri dengan puasa. Cobalah puasa sunah barang seminggu sekali disertai olahraga. Kalau kamu kuat menjalaninya, maka kemungkinan puasa Ramadan juga kuat. Oh ya, jangan lupa konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

2. Menyimpan Banyak Energi

Untuk bisa melakukan ibadah secara sempurna dari awal hingga akhir, jangan terlalu banyak menghabiskan energi di awal puasa dengan sering keluar rumah, buka puasa bersama, dsb. Manfaatkan banyak waktu untuk istirahat atau melakukan ibadah sunah lain di rumah.

Menyimpan Banyak Energi [image source]

Menyimpan Banyak Energi [image source]

Kalau kamu terlalu sering berada di luar,energi pada tubuh akan terserap habis padahal kamu sedang sakit. Simpan energi di awal untuk nanti melakukan ibadah-ibadah penting di sepuluh hari terakhir. Siapa tahu kamu dapat Lailatul Qadar meski kondisi tubuh memang tidak fit 100 persen.

3. Realistis dan Jangan Memaksakan Diri

Saat tubuh tak bisa melakukan ibadah dengan sempurna, jangan memaksakan diri. Jangan membuat tubuh kamu semakin sakit dengan terus melakukan puasa Ramadan setiap hari. Misal hari ini kamu kuat melakukan ibadah puasa dan besoknya tidak kuat jangan merasa berdosa atau bersalah.

Realistis dan Jangan Memaksakan Diri [image source]

Realistis dan Jangan Memaksakan Diri [image source]

Kalau memang tidak kuat puasa ya membayar fidyah. Sadarlah sejak awal bahwa di Ramadan ini kamu tidak bisa menjalani puasa secara maksimal. Jangan memaksakan diri hanya karena ingin mendapatkan hidayah Ramadan. Tubuh kita juga merupakan hidayah dari Allah, kalau kita tidak menjaganya berarti menyia-nyiakan pemberian-Nya.

4. Melakukan Ibadah Lain dengan Lebih Baik

Oke katakanlah kamu benar-benar tidak bisa melakukan puasa dengan sempurna. Tubuhmu membutuhkan energi yang berkelanjutan agar tidak mengalami drop. Dengan keadaan ini, kamu tidak akan bisa melakukan puasa sampai kapan pun. Hal itu akan sangat menyakitkan bagi kamu.

Melakukan Ibadah Lain dengan Lebih Baik [image source]

Melakukan Ibadah Lain dengan Lebih Baik [image source]

Tapi jangan khawatir. Puasa mungkin ibadah yang penuh dengan pahala. Tapi, ibadah lain salat dan tadarus Alquran juga memiliki pahala yang berlipat ganda. Daripada kamu dirundung rasa sedih yang berlipat ganda, kenapa tidak menjalankan salat lebih baik dari sebelumnya. Kenapa tidak tadarus Alquran dengan baik, bila perlu mempelajari tafsirnya juga.

Demikianlah beberapa cara yang bisa kamu lakukan saat puasa Ramadan datang. Bijak-bijaklah dengan kondisi tubuh. Jangan memaksakan diri untuk puasa kalau nantinya tubuh jadi semakin drop dan kamu jadi tak bisa melakukan ibadah apa pun.

No more articles