Gula adalah salah satu dari sekian banyak jenis bahan pangan yang sepertinya sangat sulit di jauhkan dari kehidupan sehari-hari banyak orang. Selain dijadikan sebagai pemanis dalam pembuatan makanan dan minuman, gula juga memberikan banyak manfaat bagi tubuh manusia. Salah satunya adalah dapat menghasilkan energi yang nantinya akan mebuat seseorang menjadi lebih bertenaga. Namun dibalik manfaat gula sebagai sumber energi, gula juga bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebih atau tidak beraturan. Oleh karenanya seseorang hanya dianjurkan mengkonsumsi gula paling banyak 50 gram/hari, jika ingin terhindar dari resiko buruk dari efek mengkonsumsi gula.

gula putih

gula putih [ image source ]

Bicara tentang gula, tentu ada banyak sekali jenis dan macam gula yang beredar dan dijual bebas dipasaran. Seperti halnya dengan gula rafinasi yang identik dikenal sebagai gula pasir yang memiliki warna lebih putih bersih dengan tingkat kemurnian yang lebih tinggi dari gula pasir biasa pada umumnya. Namun usut punya usut, gula rafinasi ternyata bukan sembarangan gula yang bebas dikonsumsi secara langsung karena termasuk ekdalam kategori gula khusus industri. Nah buat kamu yang penasaran dengan apa itu gula rafinasi? Yuk lansung saja simak ulasan dibawah ini.

Apa Itu Gula Rafinasi??

Apa Itu Gula Rafinasi

Apa Itu Gula Rafinasi [ image source ]

Seperti pada pembahasan sebelumnya diatas, sejatinya gula rafinasi adalah merupakan gula hasil dari penyaringan, atau pemurnian gula mentah dengan tingkat kemurnian yang lebih tinggi dari gula pasir pada umumnya. Ciri khas gula rafinasi adalah dapat dilihat dari bentuk fisiknya yang cenderung berwarna lebih cerah, putih, bersih dengan tekstur butiran kristal yang lebih lembut dari gula pasir biasa. Meskipun secara fisik gula rafinasi lebih terlihat menarik untuk di konsumsi, namun pada faktanya gula rafinasi ternyata justru lebih berbahya untuk tubuh dari pada gula pasir biasa.

Mengapa Gula Rafinasi Lebih Berbahaya??

Gula Rafinasi Lebih Berbahaya

Gula Rafinasi Lebih Berbahaya [ image source ]

Gula rafinasi adalah gula yang diproses dengan tingkat kemurnian yang lebih tinggi dari gula pasir pada umumnya. Oleh sebab itulah tubuh memerlukan lebih banyak bantuan dari kandungan lain seperti vitamin B kompleks, kalsium dan magnesium agar dapat tercerna dengan baik. Oleh sebab itulah, mengkonsumsi gula rafinasi sama halnya akan membuat tubuh terpaksa harus mengambil ketersediaan vitamin B komplek dari syaraf, serta mengambil kalsium dan magnesium dari tulang dan gigi yang tentunya hal tersebut akan menimbulkan masalah baru bagi tubuh.

Efek Buruk Mengkonsumsi Gula Rafinasi!!

Efek Buruk Mengkonsumsi Gula Rafinasi

Efek Buruk Mengkonsumsi Gula Rafinasi [ image source ]

Memaksa tubuh untuk mencuri atau mengambil ketersediaan zat dari organ lain efeknya jelas akan mempengaruhi penurunan daya kinerja dari organ lain. Seperti halnya pengambilan paksa vitamin B komplek pada syaraf akan menjadi penyebab seseorang mudah mengalami depresi. Sedangkan pengambilan paksa kalsium dan magnesium pada tulang dan gigi akan menyebabkan masalah osteoporosis. Bahaya utamanya adalah berpeluang besar terkena resiko diabetes, serta penuaan kulit menjadi lebih kusam dan gelap akibat banyaknya proses glikasi dalam darah.

Gula Rafinasi Dilarang Dikonsumsi Langsung!!

Gula Rafinasi Dilarang Dikonsumsi Langsung

Gula Rafinasi Dilarang Dikonsumsi Langsung [ image source ]

Gula rafinasi adalah gula yang mengandung banyak bahan fermentasi yang dapat menyebabkan masalah serius bagi tubuh. Oleh karenanya berdasarkan ketetapan SK Menperindag No 527/MPT/KET/9/2004, pemerintah menyebutkan bahwa gula rafinasi hanya diperuntukkan untuk industri dan tidak diperuntukkan bagi konsumsi secara langsung karena harus melalui proses terlebih dahulu. Salah satu alasan mengapa gula ini dikhususkan untuk bidang industri adalah karena mutunya lebih tinggi dari gula pasir biasa dengan nilai icumsa dibawah 300.

Sahabat iyakan.com, itulah beberapa ulasan mengenai gula rafinasi yang sejatinya lebih berbahaya dari gula biasa pada umumnya. Semoga dengan ulasan tersebut, mulai sekarang kamu dapat mengerti tentang perbedaan gula mana yang boleh dikonsumsi secara langsung dengan gula yang hanya dianjurkan untuk kegiatan insdustri seperti dalam pembuatan kue dan sebagainya. Jangan lupa share ya, biar temen-temenmu tahu apa itu gula rafinasi serta dampak resiko yang dibawanya ketika dikonsumsi secara langsung.

No more articles