Dalam membahas pengertian utang piutang kita telusuri dulu definisi dari berbagai sumber. Kata Utang dalam kamus bahasa Indonesia terdiri atas dua suku kata yaitu Utang yang mempunyai arti uang yang dipinjamkan dari orang lain. Sedangkan kata piutang mempunyai arti uang yang dipinjamkan (dapat ditagih dari orang lain). Pengertian hutang atau pinjaman adalah transaksi antara dua pihak yang satu menyerahkan uangnya kepada yang lain secara sukarela untuk dikembalikan lagi kepadanya oleh pihak kedua dengan hal yang serupa. Atau seseorang menyerahkan uang kepada pihak lain untuk dimanfaatkan dan kemudian dikembalikan lagi sejumlah yang dihutang.

Banyak sekali jenis pinjaman, mulai dari bank hingga badan swasta. Kemudahan-kemudahan ini rupanya membuat kita menjadi kian konsumtif. Hal ini seolah bergerak sejalan dengan salah satu hobi yang sulit ditolak, yaitu belanja. Kemudahan yang mendukung gaya hidup ini ternyata membuat banyak pemberi pinjaman menjadikan kita sebagai targetnya. Berikut ini fakta utang piutang yang akan membuat nyalimu ciut untuk meminjam uang.

1. Hukum Hutang Piutang

Hukum hutang piutang pada dasarnya diperbolehkan. Bahkan orang yang memberikan hutang atau memberikan pinjaman kepada orang yang sangat membutuhkan merupakan hal yang dianjurkan. Hukum ini bisa berubah menjadi haram karena memberi pinjaman atau meminjam untuk hal-hal yang dilarang dalam agama. Seperti membeli minuman keras, menyewa pelacur dan hal-hal dilarang lainnya.

Hukum hutang piutang [ Image Source ]

Hukum hutang piutang [ Image Source ]

2. Lebih Banyak Orang Yang Menyatakan Dirinya Bangkrut Karena Terlilit Hutang

Sebuah organisasi menyatakan bahwa kebangkrutan akibat pinjam meminjam yang dilakukan oleh seseorang menjadi isu di berbagai negara. Banyak orang yang menyatakan dirinya bangkrut karena membayar semua hutangnya yang sudah jatuh tempo.

Leih banyak org bangkrut [ Image Source ]

Leih banyak org bangkrut [ Image Source ]

Seseorang yang memiliki banyak hutang dikarenakan terlalu konsumtif terhadap barang. Akan selalu mengusahakan untuk membeli barang tersebut padahal tidak memiliki uang yang cukup. Kemudian diputuskan untuk berhutang dan tidak mampu mengembalikannya sampai jatuh tempo.

3. Ruh Seorang Akan Terkatung-katung Pada Hutangnya HIngga Dilunasi

Dalam ajaran Islam, jiwa seorang mukmin akan terkatung-katung dengan sebab utangnya sampai dilunasi. Ini mengartikan bahwa orang yang mempunyai utang sangat penting untuk dilunasi kepada sang pemberi hutang.

Ruh seseorang akan kerkatung-katung [ Image Source ]

Ruh seseorang akan kerkatung-katung [ Image Source ]

4. Dosa-dosanya Tidak diampuni

Dosa-dosa orang yang memiliki hutang tidak akan diampuni sampai diselesaikan permasalahannya dengan orang yang menghutanginya. Dalam HR Muslim menjelaskan bahwa semua ibadah, bahkan yang paling afdhal sekalipun tidak akan diterima karena memiliki hutang.

Dosa-dosanya tidak diampuni [ Image Source ]

Dosa-dosanya tidak diampuni [ Image Source ]

Sesuai dengan jaman yang semakin modern, kebutuhan memang semakin bertambah dan semakin mahal. Hal ini mendorong setiap orang untuk memiliki perilaku yang konsumtif terhadap barang yang mereka inginkan. Jika tidak memiliki cukup uang untuk membeli, masih bida diselamatkan dengan kemudahan dalam memiliki pinjaman. Banyak yang tidak disiplin untuk mengelola pinjaman itu dengan baik.

Well guys, itu tadi beberapa fakta tentang hutang piutang yang harus kamu ketahui. Yang kamu perlukan hanyalah untuk mengontrol dirimu untuk tidak tergiur akan barang-barang yang akan membuatmu berperilaku konsumtif. Semoga bermanfaat yaa.

No more articles