Pelaksanaan masa orientasi siswa (MOS) tahun pelajaran 2016/2017 akan dimulai sebentar lagi. . Oritensi ini diharapkan jauh dari tindakan kekerasan atau perpeloncoan serta kegiatan-kegiatan yang tidak bernuansa pendidikan. Sekolah-sekolah diharapkan mengisi masa orientasi dengan beragam kegiatan yang berfokus pada pengenalan lingkungan dan budaya sekolah guna menyiapkan siswa baru mampu agar beradaptasi dengan sekolah baru mereka masing-masing.

Pelaksanaan MOS di sekolah seharusnya menjadi tanggung jawab guru. Keterlibatan siswa senior, seperti pengurus OSIS, hanya untuk mendampingi dan mengenalkan kegiatan-kegiatan di sekolah. Mereka sebaiknya hadir bukan hanya untuk hal senioritas semata tetapi harus mampu membimbing para adik kelas atau murid baru untuk lebih tau tentang lingkungan sekolah. Seperti 4 cara di bawah ini adalah alternatif untuk melakukan kegiatan MOS agar dapat lebih bermanfaat dan efektif:

1. Group Discussion

Kegiatan Grup Discussion atau Lingkar Wacana merupakan kegiatan untuk melatih siswa agar bisa bekerja secara tim dan berdiskusi dalam kelompok. Biasanya setiap kelompok akan diberikan sebuah kasus yang berbeda untuk dicarikan solusinya. Karena biasanya siswa baru belum saling mengenal karakter masing-masing, maka menjadi tantangan sendiri bagi setiap anggota kelompok dalam menjalankan diskusi.

group discussion

Manfaat dilakukannya hal ini adalah membentuk tim untuk bekerja sama memecahkan masalah yang ada. Sehingga siswa baru bisa lebih membuka pikirannya tentang hal-hal lain yang mungkin akan di hadapi semasa sekolahnya. Hal ini juga dapat mempererat hubungan antara siswa baru dan siswa baru lainnya.

2. Kegiatan Seminar atau Training

Training yang dilakukan bisa berupa training motivasi, talent mapping, strategi sukses di sekolah dan training lain yang bisa membantu meningkatkan kecerdasan intelektual, emosi dan spiritual siswa. Bisa juga berupa seminar tentang ilmu pengetahuan atau pun pendidikan sebagai bekal siswa menjalani masa belajarnya setelah masa orientasi sekolah.

ilustrasi seminar

Manfaat dari seminar atau training ini sendiri adalah untuk memberi penjelasan kepada siswa atau murid baru tentang hal-hal yang mungkin baru untuk mereka. Hal ini mungkin akan terkesan membosankan, tetapi jika panitia acara dapat mengemas kegiatan seminar menjadi lebih fun dengan cara-cara kreatif, kenapa enggak?

3. Outbond atau Game

Selain beraktivitas di dalam kelas, aktivitas di luar ruangan bisa jadi alternatif untuk mengisi kegiatan masa orientasi sekolah. Selain melatih aktivitas motorik siswa, kegiatan permainan ini membantu siswa agar lebih mengenal satu sama lain.

ilustrasi outbond

Baiknya jika outbond atau game ini dikemas dengan baik. Seperti contohnya, suatu game harus mempunyai maksud dan tujuan. Misal memilih permainan yang mengharuskan para pemain berdiskusi untuk memecahkan masalah dalam permainan tersebut. Hal seperti itu bisa membantu para siswa untuk menjadi lebih solid.

4. Bakti Sosial

Kegiatan bakti sosial dapat dilakukan juga disela-sela kegiatan maupun di akhir masa orientasi sekolah. Contoh kegiatan bakti sosial yang bisa dilakukan bersama siswa misalnya, gotong royong dengan warga sekitar untuk membersihkan lingkungan, mengumpulkan barang, buku, atau pun pakaian layak pakai untuk disumbangkan, dan sebagainya.

ilustrasi baksos

Bakti Sosial juga bisa dilakukan dengan cara pergi ke panti asuhan terdekat untuk menyumbangkan makanan atau melakukan kegiatan bersama anak-anak yang berada di panti asuhan tersebut. Hal ini bermanfaat untuk menciptakan kepedulian siswa terhadap sesama.

No more articles