Selama ini kita mengenal suku Indian dan Inca adalah segelintir penduduk asli yang mendiami benua Amerika. Selain itu masih banyak turunan dari dua suku tersebut yang lebih dulu tinggal di benua ini hingga akhirnya kedatangan imigran Eropa di abad ke-15 membuat keberadaan suku-suku asli terdesak yang mengakibatkan banyak suku punah tidak memiliki keturunan.

Hilangnya banyak suku asli benua Amerika pasca kedatangan imigran Eropa dibuktikan dari hasil penelitian DNA mumi manusia purba yang tidak ditemukan kesamaan gen dengan kata lain sejumlah fosil manusia purba yang ditemukan tidak saling memiliki ikatan. Inilah fakta-fakta mengejutkan yang terjadi di Amerika setelah kedatangan bangsa Eropa.

Teka-Teki Orang Pertama yang Menghuni Benua Amerika

Kehidupan di benua Amerika diduga telah berlangsung sejak belasan ribu tahun lalu artinya jauh sebelum ekspansi imigran Eropa datang benua Amerika adalah wilayah yang sudah berpenghuni, bukan benua kosong. Para peneliti memperkirakan kehidupan disana sudah ada sejak zaman es dimana Amerika Utara dan Amerika Selatan masih diselimuti lembaran es.

1. sebaran manusia pertama di amerika

Teka-Teki Orang Pertama yang Menghuni Benua Amerika [ Image source ]

Penelitian menggunakan DNA mumi di Amerika Selatan menunjukkan bahwa mereka berasal dari kelompok suku yang terisolasi di kawasan Selat Bering. Dari sana mereka kemudian menyebar ke wilayah Amerika Utara dengan melewati jembatan tanah sekitar 16.000 tahun lalu. Penelitian lain menyebutkan bahwa manusia purba ini telah tinggal di benua Amerika sejak 19.000 tahun silam.

Mumi Suku Inca Purba Menguak Misteri Punahnya Penduduk Asli Amerika Pasca Kedatangan Orang Eropa

Banyak manusia purba yang termumifikasi di daerah pegunungan terpencil di Peru. Kawasan pegunungan tersebut dikenal pernah menjadi pusat peradaban bangsa Inca yang cukup maju. Mumi tersebut berasal dari anggota suku yang dikorbankan untuk acara persembahan. Umumnya manusia persembahan tersebut adalah anak-anak dengan fisik sempurna tidak cacat sebagai perwujudan kesempurnaan manusia. Ritual persembahan ini dilakukan setiap kali ada raja yang meninggal.

2 mumi suku inca

Mumi suku Inca  [ Image Source ]

Anak-anak tersebut kemudian diikat dan mati karena kelaparan, dehidrasi dan faktor lain. Kondisi ekstrim yang dingin saat itu membuat tubuh anak-anak ini terawetkan secara alami, hingga akhirnya ditemukan oleh para pendaki modern. Mumi inilah yang kemudian menguak misteri bahwa sebagian besar penduduk asli Amerika telah punah setelah kedatangan bangsa Eropa di akhir abad ke-14.

Kedatangan Imigran Spanyol di Akhir Abad ke-14 Berdampak Besar

Suku Inca adalah penduduk asli Amerika yang pernah mengalami masa kejayaan bukan hanya dalam peradaban namun juga jumlah anggota. Diperkirakan sebelum orang Eropa datang jumlah populasi suku Inca mencapai 12 juta orang. Nasib berubah ketika imigran Spanyol datang di akhir tahun 1400-an.

3 ilustrasi kedatangan imigran spanyol di amerika

lustrasi kedatangan imigran spanyol di amerika

Ilmuan meneliti mumi yang ditemukan sebelum era kedatangan Colombus ke Amerika dengan DNA mumi yang berumur lebih muda atau pasca kedatangan orang Eropa. Hasilnya cukup miris, tak satupun mumi yang ditemukan memiliki ikatan gen. Artinya suku yang tinggal di Amerika sebelum kedatangan imigran Eropa telah punah dengan berbagai sebab.

Skenario Punahnya Penduduk Asli Amerika

Banyak teori yang menjelaskan bagaimana penduduk asli Amerika punah pasca kedatangan imigran Eropa. Teori yang paling banyak berkembang tentu saja mengenai peperangan antara suku asli dengan pendatang. Pendatang dari Eropa memiliki peralatan perang yang lebih modern sehingga berhasil memenangkan peperangan, sedangkan di pihak lawan yang tidak lain adalah orang Amerika asli menderita dengan banyaknya anggota suku yang tewas yang memaksa mereka pergi ke tempat-tempat terpencil.

bannock-indians-500

Skenario Punahnya Penduduk Asli Amerika

Teori lain mengatakan hal yang juga berperan besar dalam punahnya penduduk asli Amerika adalah penyakit menular mematikan yang dibawa oleh imigran Eropa. Pada saat itu wabah cacar menjadi momok yang menakutkan. Penyakit ini adalah penyakit bawaan orang Eropa yang kemduian menulari penduduk asli hingga membuat jumlah suku-suku asli berkurang drastis dan tak sedikit yang telah punah alias tidak memiliki garis keturunan lagi.

No more articles